Dikutip Military Times, Selasa (20/12/2022), Jubir Angkatan Udara AS mengatakan, setelah salah satu unit pesawat pembom nuklir B-2 beberapa waktu lalu mengalami kerusakan di pangkalan udara Whiteman dan Missouri, AU Amerika menghentikan operasi armada pesawat ini. Menurut keterangan Jubir Angkatan Udara AS, seluruh pesawat pembom nuklir B-2 yang berjumlah 20 unit sudah tidak dipakai, dan pesawat-pesawat ini tidak akan diterbangkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pesawat pembom nuklir anti-radar B-2 merupakan salah satu pesawat canggih AS, yang digunakan sejak dekade 90-an, dan penghentian penggunaan pesawat ini memberikan pukulan terhadap armada tempur negara ini. Salah satu pesawat pembom AS belum lama ini melakukan pendaratan yang berbahaya, dengan sayap bagian kiri menabrak landasan bandara. (HS)
342/